Mahasiswa peserta KKN Kolaboratif Nasional yang melibatkan 6 PTM dan 1 PTS pada hari Senin 8 Agustus 2022 dilepaskan secara resmi di halaman kampus UMC. Ketua LPPM UMC Dr. Tania melaporkan bahwa 6 PTM tersebut adalah UMC (Universitas Muhammadiyah Cirebon), UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), UMP (Universitas Muhammadiyah Purwokerto),UHAMKA Jakarta, UMT (Universitas Muhammadiyah Tangerang), STF (Sekolah Tinggi Farmasi) Cirebon, Univ Prof. DR. Mustopho Beragama. Tujuan KKN kolaboratif adalah untuk membuat mahasiswa dalam pengabdian masyarakat bisa berpikir out of the box, karena harus bekerjasama dengan mahasiswa dari PTM lain. Upacara pelepasan KKN kolaboratif juga dihadiri semua ketua LPPM diantaranya Dr. Suwarno, M.Si ketua LPPM UMP.
Arif Nurudin, MT Rektor UMC menyampaikan bahwa proposal kegiatan kkn mahasiswa sudah diuji kelayakannya dan siap diterapkan di masyarakat. Diharapkan sesudah berada di lokasi KKN mahasiswa bisa bekerjasama dengan baik dengan mahasiswa dari PTM lain dan bermanfaat bagi masyarakat. “KKN yang diadakan UMC tahun ini berbeda karena melibatkan PTM lain dari 4 provinsi yaitu DIY, JATENG, JABAR dan BANTEN”, kata Rektor UMC. Pelepasan mahasiswa secara resmi ditanda dengan pelepasan burung merpati.
Di tempat terpisah Ketua LPPM UMP Dr. Suwarno mengatakan :” KKN kolaboratif nasional akan menebar semangat menyebar manfaat, yang lebih utama menggembirakan, mencerahkan dan memajukan masyarakat di lokasi KKN”. Ditambahkan pula dengan pola pikir seperti itu maka mahasiswa akan bekerja menyelesaikan program dengan senang gembira. Sri Lestari Handayani, M. Pd dari LPPM UHAMKA menggaris bawahi apa yg disampaikan Suwarno. Ditambahkan Sri Handayani bahwa KKN Kolaboratif ini dapat menjadi wadah untuk mahasiswa mengaktualisasikan diri. Mahasiswa dapat menjadi insan-insan mandiri, bermanfaat bagi masyarakat dan tentunya mengabdi untuk negeri.”

Pelepasan burung merpati secara bersama-sama oleh Rektor dan KetuaLPPM






