Universitas Muhammadiyah Purwokerto bersama Pimpinan Pengmbangan Cabang dan Ranting Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan FGD yang sekaligus akan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada UMP sebagai PTM yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap pengembangan cabang dan ranting dilaksanakan di Gedung Aula AK Anshori Kantor Pusat UMP. Kegiatan FGD ini diikuti oleh pimpinan LPCR PP Muhammadiyah, Rektor beserta Wakil Rektor, Pimpinan Wilayah LPCR Jateng dan PDM Banyumas, Ketua LPPM UMP bersama timnya, Pimpinan dan anggota Pusat Studi Pengembangan Cabang dan Ranting UMP, Pimpinan Fakultas dan LPPI.
Rektor UMP Dr.Jebul Suroso,S.Kp,NS,M.Kep dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa FGD hari ini menjadi pertemuan yang luar biasa dan membahagiakan karena jarang sekali pertemuan seperti ini dapat dilaksanakan, dan ini menjadi FGD LPCR yang pertama di UMP. Komitmen UMP adalah mendukung program-program yang dilakukan oleh Muhammadiyah seperti pengembangan cabang dan ranting. Amal usaha ini adalah milik kita tetapi kita tidak boleh memilikinya, karena semua sebagai amal usaha Muhammadiyah. Oleh karena itu UMP akan selalu mendukung pengembangan cabang dan ranting karena menjadi program Muhammadiyah.
Drs.H.M.Jamaludin Ahmad,S.Psi,Psikolog mewakili pimpinan pusat LPCR Muhammadiyah menyampaikan bahwa cabang-cabang yang maju dan menjadi unggulan dalam pengembangan cabang dan ranting rata-rata berasal dari wilayah yang minoritas. Jamaludin juga menyampaikan bahwa cabang dan ranting yang menjuarai secara nasional keduanya berasal dari Jawa Tengah yaitu Gombong dan Klaten. Keberhasilan ini menjadi hal yang pertama yang diperoleh Jateng. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi Ketua LPCR Jateng Dr.Suwarno,M.Si yang kebetulan juga Ketua LPPM UMP dan penggagas Pusat Studi Pengembanagan Cabang dan Ranting yang menjadi satu-satunya yang ada di PTM Inddonesia. Di sisi lain UMP menjadi salah satu PTM yang punya kepedulian tinggi dalam hal pengembangan cabang dan ranting dari 10 PTM yang ada di Indonesia dan mengantarkan UMP menjadi rangking satu nasisonal. Disampaikan pula harapan PP Muhammadiyah agar cabang yang unggul dapat mengembangkan ranting baru di bawah kewenangannya. Pusat Studi PCR yang ada di UMP diharapkan juga bisa membagikan pengalamannya dalam pengembangan cabang dan ranting untuk PTM yang lain, karena Pusat Studi PCR di UMP menjadi satu-satunya yang ada di Indonesia.
Pengembangan cabang dan ranting Jawa Tengah memang tidak bisa dilepaskan dari sosok Dr.Suwarno,M.Si yang menjadi Ketua LPCR Jateng sekaligus ketua LPPM UMP. Kiprah Dr.Suwarno di Jawa Tengah dalam hal pengembangan cabang dan ranting dilakukan dengan berbagai macam cara. Kegiatan yang dilakukan guna membantu pengembangan cabang dan ranting misalnya pengabdian dosen berbasis cabang atau ranting, dan pelaksanaan kegiatan KKN yang memprioritaskan pada cabang dan ranting selain masyarakat secara umum. Gebrakan inilah yang mendukung keberhasilan UMP dan Jateng dalam mendapatkan penghargaan dari pimpinan pusat Muhammadiyah. (Eka-PGSD UMP)

Peserta pembukaan FGD LPCR. Berbaju batik biru adalah Ketua LPPM sekaligus Ketua LPCR Jateng.

Penyerahan plakat penghargaan sebagai juara pertama dari Pimpinan Pusat LPCR kepada Rektor UMP






